Syawal Mubaarak

28 Juli 2014,
ku lihat tanggal itu, warnanya merah. Hatiku langsung berhenti berdetak, rasanya ingin mati. Tanganku membulak-balik beberapa lembar karton yang biasa menempel di kamar untuk mengecek hari. Oh rasanya cepat sekali, sebulan yang lalu baru saja ku laksanakan salah satu rukun Islam. Yang tentu saja memang menjadi kewajiban bagi seluruh Umat Muslim. Ya, shaum Ramadhan.

Ternyata benar, pagi ini seluruh anggota keluargaku sibuk dengan pakaiannya. 'Baju Baru', adik-adik dan kakakku mengeluarkannya lalu memakainya, begitu pula aku . Tak sempat ku cek handphone, padahal biasanya benda itu selalu menempel di kala aku bangun tidur. Namun, pagi ini, tidak. Ada hal yang lebih penting. Suara seorang lelaki terdengar amat keras, menyambangi rumah-rumah warga, "Allaahu akbar Allaahu akbar Allahu akbar.. Laa ilaaha illallahu wallahu akbar. Allaahu akbar walillah ilham." Rasanya aku sangat kenal dengan kalimat-kalimat itu, kalimat yang tak asing lagi di telingaku, bahkan telinga kita. 

Tepat jam 6, kami sekeluarga keluar dari rumah. Alat sholat tak lupa kami bawa. Ku lihat tetangga-tetanggaku, yang juga ikut keluar, mereka semua berangkat dengan memasang senyum dan tawa. 
Sampai di tempat tujuan, aku berpisah dengan ayah dan kakak, mereka ikhwan, sedangkan aku, ummi, dan adik-adikku akhwat. Hanya pisah shaff, tapi tempat tetap sama, sama-sama di halaman Ruko Yasmin Sektor 6. Shalat Ied memakan waktu sekitar setengah jam, sudah di tambah khutbahnya. Setelah sholat, kami kembali menuju rumah. Di tengah perjalanan, kami bermaafan dengan banyak orang. Hal ini sudah biasa, karena waktu-waktu inilah yang tepat untuk mencari maaf sebanyak-banyaknya.

Sudah sampai rumah, rupanya sudah banyak pesan masuk di handphoneku. Aku mulai membukanya, dan ku baca, 

Bila ada langkah membekas lara,ada kata merangkai dusta, Ada tingkah menoreh luka. Selagi tirai maaf masih terbuka, mari kita masuki bersama, kita rapatkan kaki dan saling berdo'a agar mendptkan ridho drNya di akhir Ramadhan mulia ini. Smg dipertemukan kmbl dgn Ramadhan selanjutnya. Taqobbalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiya makum,. Happy eid Mubaarak 1435H! "

Alhamdulillah, hari ini 1 Syawal 1435 H. Eid Mubaarak! Terimakasih yaa Allah kau masih memberikan kami kesempatan untuk berjumpa dengan hari kemenangan. Jiwaku kembali bangkit, setelah menghadapi berkahMu selama 1 bulan. Tapi, ada sebuah kesedihan yang ku rasakan. Sebuah penyesalan yang ada di hati. Ada yang pergi, ia bilang padaku, .. 

" Maaf, kini saatnya aku pergi, kau mungkin tak suka aku di sini. Aku memberatkanmu. Aku menyiksamu walau sebenarnya aku adalah rahmat dari Tuhanmu. Aku di sini membawa keberkahan untukmu. Tuhanmu memberikan kau waktu agar dekat denganNya, melalui aku. Aku di sini sebagai jalurmu untuk bertadarus qur'an, untuk memanfaatkan malam sebaik-baiknya untukmu di 10 hari terakhir sebelum aku pergi. Aku adalah sebuah nikmat untukmu dariNya. Maaf, entah apakah kau bisa bertemu denganku lagi tahun depan? Hanya Allah yang tahu."

Ramadhan telah pergi.. :'( Bulan yang kita rindukan.. Bulan yang membuat hatiku tenang, dan tentram.. Semoga kita bisa merasakannya kembali tahun depan aamiin Allahumma aamiin..

Ku tutup handphoneku, setetes air mata membasahi kerudung ungu yang ku pakai. Ah sudahlah, ini Syawal, ku harap barakah kita dapatkan di bulan ini, dengan sunnah yang di anjurkan, 

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian mengiringinya dgn puasa 6 hari di bulan Syawal, maka ia bagaikan berpuasa setahun penuh" (HR.Muslim)"

So, mari laksanakan sunnah!
Happy Eid Mubaarak 1435H, Syawal Mubaarak!

Fatih, Hasna, Aisha, Amira, (Hilmanya lagi bobo :D)


Komentar

Postingan Populer