*Ralat* Kekeliruan Nishfu Sya'ban
Assalamu'alaikum. Hey, blogger!
afwan jiddan nih,, ane mau ralat postingan kemaren yg tentang Bulan Sya'ban. Di situ dicantumkan keistimewaan Bulan Sya'ban ttg Nishfu Sya'ban nya.. Nah, setelah ane selidiki dari berbagai sumber, ternyata hadist Nishfu Sya'ban tuh gak kuat alias dhoif.
Dan kalau ane fikir2 lagi memang rada ndak mungkin juga seh, masa malam nishfu itu penutupan buku amalan? hmm, ya yaaa banyak dari kita maysarakat Indo yang salah menafsirkan,.. dan setau ane, kalau melakukan ibadah sunnah mengikuti hadist dhoif, jatohnya malah ke bid'ah.. wayooloh!
Oya, pas itu ada hadist ini kan ya? Rasulullah SAW bersabda: ‘Barangsiapa yang mengingatkan kedatangan bulan ini (nisfu Sya’ban), haram api neraka baginya." nah, menurut Komisi Penelitian MUI dan Wakil Sekjen MIUMI, Ustadz Fahmi Salim, M.A.,hadist itu setelah dilacak ternyata ndak ada sumbernya yang jelas “La Ashla Lahu”(tdk ada asalnya) dan gk tertera di dalam kitab-kitab sahih, sunah, dan musnad hadist sehingga hadits tsb termasuk kategori hadits PALSU.
Yang ini juga kan ya? Imam Ghazali mengistilahkan malam Nisfu Sya’ban sebagai malam yang penuh dengan syafaat (pertolongan). Menurut al-Ghazali, pada malam ke-13 bulan Sya’ban Allah SWT memberikan seperti tiga syafaat kepada hambanya. Sedangkan pada malam ke-14, seluruh syafaat itu diberikan secara penuh. Dengan demikian, pada malam ke-15, umat Islam dapat memiliki banyak sekali kebaikan sebagai penutup catatan amalnya selama satu tahun. Karepa pada malam ke-15 bulan Sya’ban inilah, catatan perbuatan manusia penghuni bumi akan dinaikkan ke hadapan Allah SWT. nah, ternyata ini dhoif bro, sori ya,
so, afwan yak atas kehilafan ane, soalnya pas itu ane cuman ngambil dari satu sumber aja, gak ngumpulin dulu. Buat lo yang memuliakan Nishfu Sya'ban, mulai sekarang jangan lg deh.. ok?
afwan jiddan nih,, ane mau ralat postingan kemaren yg tentang Bulan Sya'ban. Di situ dicantumkan keistimewaan Bulan Sya'ban ttg Nishfu Sya'ban nya.. Nah, setelah ane selidiki dari berbagai sumber, ternyata hadist Nishfu Sya'ban tuh gak kuat alias dhoif.
Dan kalau ane fikir2 lagi memang rada ndak mungkin juga seh, masa malam nishfu itu penutupan buku amalan? hmm, ya yaaa banyak dari kita maysarakat Indo yang salah menafsirkan,.. dan setau ane, kalau melakukan ibadah sunnah mengikuti hadist dhoif, jatohnya malah ke bid'ah.. wayooloh!
Oya, pas itu ada hadist ini kan ya? Rasulullah SAW bersabda: ‘Barangsiapa yang mengingatkan kedatangan bulan ini (nisfu Sya’ban), haram api neraka baginya." nah, menurut Komisi Penelitian MUI dan Wakil Sekjen MIUMI, Ustadz Fahmi Salim, M.A.,hadist itu setelah dilacak ternyata ndak ada sumbernya yang jelas “La Ashla Lahu”(tdk ada asalnya) dan gk tertera di dalam kitab-kitab sahih, sunah, dan musnad hadist sehingga hadits tsb termasuk kategori hadits PALSU.
Yang ini juga kan ya? Imam Ghazali mengistilahkan malam Nisfu Sya’ban sebagai malam yang penuh dengan syafaat (pertolongan). Menurut al-Ghazali, pada malam ke-13 bulan Sya’ban Allah SWT memberikan seperti tiga syafaat kepada hambanya. Sedangkan pada malam ke-14, seluruh syafaat itu diberikan secara penuh. Dengan demikian, pada malam ke-15, umat Islam dapat memiliki banyak sekali kebaikan sebagai penutup catatan amalnya selama satu tahun. Karepa pada malam ke-15 bulan Sya’ban inilah, catatan perbuatan manusia penghuni bumi akan dinaikkan ke hadapan Allah SWT. nah, ternyata ini dhoif bro, sori ya,
so, afwan yak atas kehilafan ane, soalnya pas itu ane cuman ngambil dari satu sumber aja, gak ngumpulin dulu. Buat lo yang memuliakan Nishfu Sya'ban, mulai sekarang jangan lg deh.. ok?

Komentar
Posting Komentar