Tak Cukup Tekad
*postingan asli milik sendiri*
Mimpi? Yup, semua dari kita pasti punya mimpi.. Dan tentu ingin mendapatkannya..
Aku bermimpi menjadi juara umum..
Aku berminpi menjadi orang kaya..
Aku bermimpi menjadi al hafizh..
Aku bermimpi menjadi guru..
Pasti mimpi orang berbeda-beda. Misal dalam bidang profesi, ada yang ingin menjadi guru, dokter, dosen, profesor, astronot, designer, dan lain-lain. Ada juga dalam bidang traveling, ada yang ingin pergi Paris, Jepang, Hongkong, kolong jembatan ada gak ya? :)
Walaupun mimpi orang berbeda-beda, kuncinya tetap sama kok. DO'A dan USAHA. Dua kata itu wajib dan mesti dilakukan jika ingin menggapai mimpi alias sukses.
Jangan sekedar tekad namun kata itu tak dipakai.
Jangan sekedar omongan, sebenarnya diri tak mampu.
Jangan sekedar goresan, tapi otak tak kerja.
Jangan sekedar umbar-umbaran, tapi badan tak gerak.
Jangan sekedar cita-cita, tapi ibadah tak dilakukan.
Jangan sekedar pengennya, tapi do'a tak dipanjatkan.
Hidup ini memang perlu perjuangan! Gak ada tuh, hidup yang mudah gitu aja.
Cita-cita itu memang perlu usaha! Gak ada tuh, cita-cita yang terkabulkan tanpa usaha.
Do'a pun juga wajib kita panjatkan. Perbanyaklah ibadah, dekatkan diri pada Tuhan kita, Allah SWT. Jangan males-malesan sholat, jangan males-malesan tilawatul qur'an. Toh katanya pengen sukses, tapi minta ke Allah pun tak pernah? APA KATA DUNIA?!
Ada sebuah kisah nyata yang ku ambil petik dari perjalanan hidup teman akhwatku. Tapi, ada bumbu yang ku tambahin dikit, biar klop. Simak ya.
Ia hanyalah seorang gadis kecil yang biasa saja. Di sekolah ia pun, tak tergolong anak yang cepat memahami pelajaran. Dan sikapnya yang memang k-poper, itu juga menjadikan dirinya berkebiasan memantau perkembangan k-pop. Memang nilainya tak kecil-kecil sekali, namun terkadang pas dengan rata-rata kelas. Sifatnya yang pemalu maju didepan membuat dia menjadi anak yang minderan. Ranking 3 besar di kelas pun belum pernah ia dapatkan. Mungkin lingkungan teman mempengaruhi sikapnya.
Suatu hari, saat awal masuk sekolah setelah berlibur panjang. Aku melihat sifat dia belakangan menjadi aneh. Anak penyendiri itu kadang kali membuka buku kecil yang entah apa judulnya. Setiap sehabis pelajaran ia akan membuka buku itu. Karena aku penasaran, aku hampiri dia. Dan bertanya buku apa itu. Ternyata itu adalah buku seputar keislaman. Aku sedikit bingung sebetulnya, tumben-tumben ia membawa buku seperti itu. Mungkin selama liburan ada sesuatu yang dapat merubahnya ini.
Yang membuatku terkejut lagi, nilai-nilai ia mengalami peningkatan. Bahkan, di suatu semester ia berhasil meraih ranking 3 di kelas. Tentu itu sangat drastis! Aku kagum padanya. Ia ternyata juga sudah meninggalkan keidolaan nya terhadap k-pop, sekarang ia mulai mengidolakan Rasulullah beserta sahabatnya. Tak bisa kubayangkan dengan waktu singkat, ia bisa berubah total menjadi lebih baik. Mju di depan kelas pun sedikit-sedikit ia mulai bisa. Akademik oke, akhlakpun oke.
Karena aku penasaran. Dalam bertahap, aku curahkan rasa penasaranku padanya. Akhirnya, aku tahu mengapa akhwat ini bisa menjadi insan yang top abis. Karena ia telah menyadari bahwa dirinya banyak melakukan kesalahan, ia pun memilih jalan untuk berubah. Hampir setiap hari ia melaksanakan shalat tahajud, shaum sunnah tak ditinggalkan. Bahkan shaum daud pun ia kerjakan. Dan ku perhatikan, ia sering membaca buku sehingga wawasannya pun menjadi luas. Belajar rutin dan tak pernah mengeluh dalam mengahadapi masalah. Subhanallah, patut dikasih jempol temanku ini !
Walaupun tak sedikit orang yang mengatakannya atau mengejeknya, ia tetap teguh pada pendiriannya menjadi orang yang sholihah. Satu lagi, akhwat ini bercita-cita ke timur tengah untuk memperdalam ilmu islamnya. Sekarang ia sudah mulai baca-baca banyak tentang Islam lebih dalam.
Nah... Tentu dari kisah itu mengajarkan kita untuk berdo'a dan berusaha jika ingin sukses. Do'a orangtua pun jangan kita lupakan, agar segala urusan menjadi mudah. Perbanyak jalankan sunnah, ikhtiar, dan istiqomah di jalanNya.
Sekarang ubah lah catatan impianmu..
Aku bermimpi menjadi juara umum.. Maka aku rajin belajar
Aku berminpi menjadi orang kaya.. Maka aku bekerja agar mendapat uang
Aku bermimpi menjadi al hafizh.. Maka aku istiqomah menghafal
Aku bermimpi menjadi guru.. Maka aku belajar dan bersikap ikhlas
Keep fighting teman-teman!! Tetaplah berpikir positif, dan terus kejar impianmu setinggi langit.
In shaa Allah, antum wa antunna bisa! Pilihan ada di tanganmu.
Selamat menempuh jalan kesuksesan.. :)
Mimpi? Yup, semua dari kita pasti punya mimpi.. Dan tentu ingin mendapatkannya..
Aku bermimpi menjadi juara umum..
Aku berminpi menjadi orang kaya..
Aku bermimpi menjadi al hafizh..
Aku bermimpi menjadi guru..
Pasti mimpi orang berbeda-beda. Misal dalam bidang profesi, ada yang ingin menjadi guru, dokter, dosen, profesor, astronot, designer, dan lain-lain. Ada juga dalam bidang traveling, ada yang ingin pergi Paris, Jepang, Hongkong, kolong jembatan ada gak ya? :)
Walaupun mimpi orang berbeda-beda, kuncinya tetap sama kok. DO'A dan USAHA. Dua kata itu wajib dan mesti dilakukan jika ingin menggapai mimpi alias sukses.
Jangan sekedar tekad namun kata itu tak dipakai.
Jangan sekedar omongan, sebenarnya diri tak mampu.
Jangan sekedar goresan, tapi otak tak kerja.
Jangan sekedar umbar-umbaran, tapi badan tak gerak.
Jangan sekedar cita-cita, tapi ibadah tak dilakukan.
Jangan sekedar pengennya, tapi do'a tak dipanjatkan.
Hidup ini memang perlu perjuangan! Gak ada tuh, hidup yang mudah gitu aja.
Cita-cita itu memang perlu usaha! Gak ada tuh, cita-cita yang terkabulkan tanpa usaha.
Do'a pun juga wajib kita panjatkan. Perbanyaklah ibadah, dekatkan diri pada Tuhan kita, Allah SWT. Jangan males-malesan sholat, jangan males-malesan tilawatul qur'an. Toh katanya pengen sukses, tapi minta ke Allah pun tak pernah? APA KATA DUNIA?!
Ada sebuah kisah nyata yang ku ambil petik dari perjalanan hidup teman akhwatku. Tapi, ada bumbu yang ku tambahin dikit, biar klop. Simak ya.
Ia hanyalah seorang gadis kecil yang biasa saja. Di sekolah ia pun, tak tergolong anak yang cepat memahami pelajaran. Dan sikapnya yang memang k-poper, itu juga menjadikan dirinya berkebiasan memantau perkembangan k-pop. Memang nilainya tak kecil-kecil sekali, namun terkadang pas dengan rata-rata kelas. Sifatnya yang pemalu maju didepan membuat dia menjadi anak yang minderan. Ranking 3 besar di kelas pun belum pernah ia dapatkan. Mungkin lingkungan teman mempengaruhi sikapnya.
Suatu hari, saat awal masuk sekolah setelah berlibur panjang. Aku melihat sifat dia belakangan menjadi aneh. Anak penyendiri itu kadang kali membuka buku kecil yang entah apa judulnya. Setiap sehabis pelajaran ia akan membuka buku itu. Karena aku penasaran, aku hampiri dia. Dan bertanya buku apa itu. Ternyata itu adalah buku seputar keislaman. Aku sedikit bingung sebetulnya, tumben-tumben ia membawa buku seperti itu. Mungkin selama liburan ada sesuatu yang dapat merubahnya ini.
Yang membuatku terkejut lagi, nilai-nilai ia mengalami peningkatan. Bahkan, di suatu semester ia berhasil meraih ranking 3 di kelas. Tentu itu sangat drastis! Aku kagum padanya. Ia ternyata juga sudah meninggalkan keidolaan nya terhadap k-pop, sekarang ia mulai mengidolakan Rasulullah beserta sahabatnya. Tak bisa kubayangkan dengan waktu singkat, ia bisa berubah total menjadi lebih baik. Mju di depan kelas pun sedikit-sedikit ia mulai bisa. Akademik oke, akhlakpun oke.
Karena aku penasaran. Dalam bertahap, aku curahkan rasa penasaranku padanya. Akhirnya, aku tahu mengapa akhwat ini bisa menjadi insan yang top abis. Karena ia telah menyadari bahwa dirinya banyak melakukan kesalahan, ia pun memilih jalan untuk berubah. Hampir setiap hari ia melaksanakan shalat tahajud, shaum sunnah tak ditinggalkan. Bahkan shaum daud pun ia kerjakan. Dan ku perhatikan, ia sering membaca buku sehingga wawasannya pun menjadi luas. Belajar rutin dan tak pernah mengeluh dalam mengahadapi masalah. Subhanallah, patut dikasih jempol temanku ini !
Walaupun tak sedikit orang yang mengatakannya atau mengejeknya, ia tetap teguh pada pendiriannya menjadi orang yang sholihah. Satu lagi, akhwat ini bercita-cita ke timur tengah untuk memperdalam ilmu islamnya. Sekarang ia sudah mulai baca-baca banyak tentang Islam lebih dalam.
Nah... Tentu dari kisah itu mengajarkan kita untuk berdo'a dan berusaha jika ingin sukses. Do'a orangtua pun jangan kita lupakan, agar segala urusan menjadi mudah. Perbanyak jalankan sunnah, ikhtiar, dan istiqomah di jalanNya.
Sekarang ubah lah catatan impianmu..
Aku bermimpi menjadi juara umum.. Maka aku rajin belajar
Aku berminpi menjadi orang kaya.. Maka aku bekerja agar mendapat uang
Aku bermimpi menjadi al hafizh.. Maka aku istiqomah menghafal
Aku bermimpi menjadi guru.. Maka aku belajar dan bersikap ikhlas
Keep fighting teman-teman!! Tetaplah berpikir positif, dan terus kejar impianmu setinggi langit.
In shaa Allah, antum wa antunna bisa! Pilihan ada di tanganmu.
Selamat menempuh jalan kesuksesan.. :)


Komentar
Posting Komentar