Ber-Janji

sadar ga sadar, kita sering loh ingkar janji.
buat yang emang sering ingkar janji sama temen, ok, selamat!  ingkar janjimu semakin banyak!
maksudnya?
gini,
sering ga sih kita bilang sama diri sendiri
pokoknya ntar malem harus belajar, kalau ga, besok harus belajar 4x lipat.

terus, realitanya ketika malam kita ga belajar dan besoknya pun kita ga belajar 4x lipat.
hahaha. ingkar janji ga tuh?
secara ga langung kita udah mengkhianati diri kita sendiri gais.

ekspetasi boleh ada, target boleh ada, konskuensi pun boleh ada.
tapi, inget, penilaian terpenting sebuah cita2 terletak pada prosesnya.
yang jelas, realita seharusnya ga jauh-jauh dari ekspetasi.

trus gimana tuh solusinya?
buatlah ekspetasi dan target yang ga mulukmuluk amat sama kadar kemampuan kita, tinggi boleh, tapi tetap harus tau diri biar ga menyiksa hati.
pun dengan konsekuensi, bikin yang kirakira mungkin untuk dilakukan.
biar nanti,
kalau kamu berekspetasi insyaallah akan sesuai sama realitanya.
dan kalau kamu gagal, kamu bakal menjalani konsekuensinya.

kesimpulannya,
kita nih sedang berkomunikasi dengan diri kita sendiri loh. kita punya sistem ke-organisasian yang menempel lekat pada keseharian kita. anggaplah otak dan hati sebagai pemimpin, dan jasad sebagai anggota. antara pemimpin dan anggota harus selaras visi dan misinya, antara otak dan hati dengan jasad pun begitu.

ketika kita berhasil memanagenya, menguasainya, CONGRATS! u are the winner! selamat, kamu berhasil menjadi seorang pemimpin yang hebat!

satu pesan terakhirku,
buatlah janji, dan tepatilah!



Komentar

Postingan Populer